Export Laws and Regulatory Guide

Indonesia Export Regulations

Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan

Undang-undang tentang Perdagangan mencakup hal-hal penting tentang lingkup peraturan yang meliputi perdagangan dalam negeri, perdagangan internasional, perdagangan perbatasan, standardisasi, perdagangan melalui sistem elektronik, perlindungan dan pengamanan perdagangan, pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah, pengembangan ekspor, kerja sama perdagangan internasional, sistem informasi perdagangan, tugas dan wewenang pemerintah yang berkaitan dengan perdagangan, dan undang-undang lainnya yang berkaitan dengan perdagangan.

Peraturan Menteri Perdagangan No. 13/M-DAG/PER/3/2012 tentang Ketentuan Umum di Bidang Ekspor

Mengatur tata cara ekspor barang dan dokumen yang diperlukan untuk kegiatan ekspor

Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perdagangan

Peraturan Pemerintah (PP) ini mengatur kebijakan dan pengendalian ekspor dan impor, penggunaan label berbahasa Indonesia, distribusi barang, sarana perdagangan, standardisasi, pengembangan ekspor, metrologi legal, serta pengawasan kegiatan perdagangan dan barang dalam pengawasan. Pengaturan baru dalam PP ini mencakup penggunaan neraca komoditas untuk penerbitan persetujuan ekspor dan impor, menggantikan rekomendasi dari lembaga pemerintah terkait. Selain itu, terdapat perbaikan pada Perjanjian Tingkat Layanan (janji layanan) dan fiktif positif, di mana perizinan berusaha diterbitkan secara otomatis melalui sistem terintegrasi jika belum diterbitkan dalam jangka waktu yang ditetapkan.

Peraturan Menteri Keuangan No. 229/PMK.04/2017 tentang Tata Laksana Ekspor

Mengatur tata laksana ekspor termasuk prosedur dan dokumen yang diperlukan.

Peraturan Menteri Pertanian No. 51/Permentan/OT.140/10/2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Ekspor Produk Pertanian

Mengatur persyaratan dan tata cara ekspor produk pertanian dari Indonesia.

International Export Regulations

Export Administration Regulations (EAR) - Amerika Serikat

Mengatur ekspor barang dan teknologi dari Amerika Serikat, serta pembatasan dan kontrol yang diterapkan pada ekspor tersebut

Customs Act 1901 - Australia

Undang-Undang Kepabeanan 1901 adalah dasar legislatif untuk mengontrol ekspor barang dan teknologi pertahanan dan strategis. Pengendalian ini dilaksanakan melalui Peraturan 13E - EK dari Peraturan Kepabeanan (Ekspor yang Dilarang) 1958.

Export Control Act 2002 - Inggris

Mengatur kontrol ekspor di Inggris Raya, termasuk lisensi yang diperlukan untuk mengekspor barang dan teknologi tertentu.

Foreign Trade and Payments Ordinance (AWV) - Jerman

Mengatur kontrol ekspor di Jerman, termasuk pembatasan ekspor untuk barang-barang tertentu dan persyaratan lisensi.

Regulation (EU) No 978/2012 - Uni Eropa

Mengatur skema Generalised Scheme of Preferences (GSP) Uni Eropa, yang memberikan preferensi tarif bagi negara berkembang.

A

ATA Carnet

Dokumen internasional yang memungkinkan barang diekspor sementara untuk keperluan pameran atau perdagangan tanpa dikenakan bea masuk.

B

Bill of Lading

Dokumen pengiriman yang dikeluarkan oleh pengangkut yang menyatakan bahwa barang telah dimuat di kapal. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti kepemilikan barang

C

Carnet

Dokumen yang memungkinkan barang untuk diimpor sementara tanpa pembayaran bea masuk, sering digunakan untuk peralatan profesional dan barang pameran.

Certificate of Origin

Dokumen yang menyatakan asal barang yang diperdagangkan. Dokumen ini sering dibutuhkan untuk bea cukai dan menentukan tarif yang dikenakan.

CIF (Cost, Insurance, and Freight)

Penjual menanggung biaya barang, asuransi, dan biaya pengangkutan hingga pelabuhan tujuan. Risiko berpindah ke pembeli setelah barang berada di atas kapal.

Commercial Invoice

Faktur yang berisi rincian lengkap barang yang dijual, harga, syarat penjualan, dan informasi yang dibutuhkan untuk bea cukai.

Consular Invoice

Faktur yang disahkan oleh konsulat negara tujuan ekspor, digunakan untuk memastikan kepatuhan dengan peraturan negara tersebut.

Costums Declaration

Dokumen yang diajukan kepada otoritas bea cukai yang memberikan rincian lengkap tentang barang yang akan diekspor atau diimpor.

D

Duty Drawback

Pengembalian bea masuk yang telah dibayar atas barang impor yang kemudian diekspor kembali atau digunakan dalam produksi barang yang diekspor.

E

EXW (Ex Works)

Penjual hanya menyiapkan barang di tempatnya. Pembeli bertanggung jawab atas semua biaya dan risiko mulai dari pengambilan barang di lokasi penjual hingga pengiriman akhir.

Export Credit Insurance

Asuransi yang melindungi eksportir dari risiko tidak dibayarnya penjualan oleh pembeli luar negeri.

Export Declaration

Dokumen yang mengumumkan niat untuk mengekspor barang, termasuk rincian barang dan tujuan ekspor.

Export License

Izin yang dikeluarkan oleh pemerintah yang mengizinkan penjual untuk mengekspor barang tertentu.

Export Packing List

Dokumen yang merinci isi setiap kemasan barang yang diekspor, digunakan untuk verifikasi oleh pihak pengangkut dan bea cukai.

Export Quotation

Penawaran harga yang diberikan oleh eksportir kepada pembeli potensial, yang mencakup rincian barang, harga, dan syarat penjualan.

Export Subsidy

Bantuan keuangan yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan domestik untuk mendorong ekspor barang mereka.

F

FOB (Free On Board)

Penjual bertanggung jawab atas biaya dan risiko hingga barang berada di atas kapal di pelabuhan muat. Setelah itu, semua biaya dan risiko menjadi tanggung jawab pembeli.

Freight Forwarder

Perusahaan yang mengatur pengiriman dan logistik barang dari penjual ke pembeli, termasuk transportasi, dokumentasi, dan kepabeanan.

H

Harmonized System (HS) Code

Kode klasifikasi barang yang digunakan secara internasional untuk menentukan tarif dan peraturan perdagangan.

I

Import License

Izin yang diperlukan oleh pembeli untuk mengimpor barang tertentu ke negara mereka.

Incoterms (International Commercial Terms)

Standar internasional yang mendefinisikan tanggung jawab penjual dan pembeli dalam transaksi ekspor-impor. Contoh incoterms termasuk FOB, CIF, dan EXW.

Inspection Certificate

Sertifikat yang menyatakan bahwa barang telah diperiksa dan memenuhi standar yang disepakati oleh pembeli dan penjual.

Insurance Certificate

Dokumen yang menyatakan bahwa barang telah diasuransikan terhadap risiko selama pengiriman.

L

Letter of Credit (L/C)

Surat kredit yang dikeluarkan oleh bank pembeli yang menjamin pembayaran kepada penjual jika syarat-syarat tertentu dipenuhi.

Letter of Intent (LOI)

Dokumen non-binding dari pembeli yang menunjukkan niat untuk melakukan pembelian barang dari penjual.

M

Metrology Legal

Cabang ilmu yang berhubungan dengan standar pengukuran dan instrumen pengukuran yang digunakan dalam perdagangan dan industri.

P

Packing List

Daftar yang merinci barang-barang dalam pengiriman, termasuk deskripsi, jumlah, dan berat masing-masing barang. Digunakan untuk verifikasi dan bea cukai.

Phytosanitary Certificate

Dokumen yang diperlukan untuk ekspor produk pertanian, menyatakan bahwa barang bebas dari hama dan penyakit.

Performa Invoice

Faktur awal yang memberikan rincian barang, harga, dan syarat penjualan sebelum pengiriman barang. Digunakan untuk mendapatkan izin impor dan pembiayaan.

S

Sales Contract

Perjanjian yang mengikat antara penjual dan pembeli yang merinci syarat dan ketentuan penjualan, termasuk harga, jumlah, dan tanggal pengiriman.

Shipper’s Export Declaration (SED)

Dokumen yang diperlukan oleh pemerintah negara asal untuk melacak ekspor dan mengumpulkan data perdagangan.

Standardisasi

Proses menetapkan standar yang seragam untuk produk dan layanan yang diperdagangkan, bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan.

T

Tariff

Pajak yang dikenakan pada barang impor atau ekspor, yang bisa bervariasi tergantung pada asal dan jenis barang.

Tariff Schedule

Daftar tarif yang dikenakan pada berbagai kategori barang oleh pemerintah suatu negara.

Temporary Imporatation Under Bond (TIB)

Izin untuk mengimpor barang sementara dengan syarat barang tersebut akan diekspor kembali dalam jangka waktu tertentu.

Trade Finance

Pembiayaan yang membantu memfasilitasi perdagangan internasional, termasuk pembiayaan pra-ekspor dan pembiayaan pasca-ekspor.

W

Warehouse Receipt

Bukti bahwa barang telah disimpan di gudang, sering digunakan sebagai jaminan untuk pembiayaan.